Diposkan pada NEWS

SOLID GOLD | Semua Soft Commodities Naik

SOLID GOLD – Harga Soft Commodities Semua Naik di Penutupan Pasar Akhir Minggu

SOLID GOLD LAMPUNG – Pada akhir minggu lalu harga soft commodities mengalami kenaikan karena di Brazil tidak ada kegiatan penjualan masih berlangsung pemilu Presiden putaran ke dua, laporan produksi di bawah perkiraan. Untuk gula cuaca kering masih berlangsung sehingga produksi kurang.

Harga kopi Desember naik 5 sen menjadi $122.10 per pound.
Harga kopi turun karena perdagangan speculatif karena penguatan dari kurs dolar.
Di Brazil masih disibukan dengan pemilu sehingga masih menanti pemilu putaran kedua, walaupun kandidat yang menang pada putaran pertama adalah kandidat kanan.

Penguatan produksi dari Brazil dan Vietnam masih membuat tekanan terhadap harga kopi, apalagi di Vietnam sudah dekat dengan panen besar. Total persediaan kopi 2.424 juta kantong.

Cuaca di Brazil sudah hujan tidak merata di Columbia, Amerika Tengah dan Mexico turun hujan demikian juga di Vietnam.

Analisa tehnikal support di $ 120 kemudian ke $ 117 sedangkan resistant pertama di $ 125 kemudian ke $1 27.

Harga gula Maret naik 2 sen menjadi $ 13.89 per pound.

Harga gula naik karena berkurangnya penjualan dari Brazil karena masih mengadakan pemilu putaran kedua. Karena menguatnya real Brazil terhadap USD maka harga gula Brazil menjadi lebih mahal sehingga permintaan lebih sedikit.

Namun karena perkiraan produksi dunia meningkat menyebabkan kenaikan harga gula tidak dapat berlanjut dan harga gula cenderung turun. Kenyataan yang terjadi penjualan gula di India terbatas, dan juga di Brazil lebih banyak tebu dibuat etanol dari pada gula.

Cuaca kering masih berlanjut di Uni Eropa dan Rusia sedangkan Ukraina cuaca baik demikian juga di Thailand. Di Brazil hujan sudah menurun tidak merata dan suhunya mendekati normal.

Analisa tehnikal support pertama di $ 13.50 berikut ke $ 13.20 sedangkan resistant berada di $ 13.90 dan berikut ke $ 14.20.

Harga kakao Desember naik $ 17 menjadi $ 2,162 per ton.
Panen besar akan berlangsung di Afrika Barat, baru sebagian kecil panen terjadi di Afrika Barat, produksi panen yang besar di Ivory Coast. Ghana dan Nigeria juga menghasilkan panen yang besar pada tahun ini. Di Ghana cuaca buruk menghalangi panen pada minggu ini, sehingga produksinya berkurang. Di Asia dan Afrika Timur juga cuaca baik.

Hujan turun tidak merata di Afrika Barat dengan curah hujan yang tinggi dan suhu rata-rata di bawah normal. Sementara di Indonesia dan Malaysia sering turun hujan. Suhu diatas normal.
Persediaan menurut ICE sebesar 3.970 juta kantong

Analisa tehnikal support di $2,130 kemudian ke $2,110 sedangkan resistant pertama di $ 2,240 dan berikut ke $ 2,280.
SOLID GOLD

Sumber : Vibiznews

Iklan
Diposkan pada NEWS

SOLID BERJANGKA | Ekspektasi Ritel Amerika

SOLID BERJANGKA – Dollar Amerika Serikat Turun; Penjualan Ritel Amerika Serikat Dibawah Ekspektasi

SOLID BERJANGKA LAMPUNG – Kanselir partai Bavarian Angela Merkel juga mengatakan pada hari Senin akan kembali stabilitas politik di Berlin setelah menderita kerugian besar dalam pemilihan regional yang musuh-musuh sayap kanan mereka sebut sebagai “gempa bumi” yang akan mengguncang pemerintah koalisi.

Malam nanti akan dirilis data Produksi Industri September Amerika Serikat dan Manufacturing Production September Amerika Serikat yang diindikasikan menurun. Juga data JOLTs Job Openings Agustus Amerika Serikat yang diindikasikan naik tipis.

Diperkirakan mata uang dollar Amerika Serikat bergerak lemah dengan data eknomi yang dibawah perkiraan. Juga jika malam nanti rilis data ekonomi Amerika Serikat kembali lemah, akan menekan dollar Amerika Serikat.

Dollar Amerika Serikat merosot pada hari Senin setelah data penjualan ritel untuk September meleset dari ekspektasi para ekonom, dan imbal hasil Treasury Amerika Serikat mengalami konsolidasi setelah pekan lalu mencapai level tertinggi dalam tujuh tahun.

SOLID BERJANGKA

Penjualan ritel Amerika Serikat tidak berubah pada bulan September karena rebound dalam pembelian kendaraan bermotor diimbangi oleh penurunan belanja terbesar di restoran dan bar dalam hampir dua tahun. Penjualan ritel naik tipis hanya 0,1 % dalam sebulan. Ekonom yang disurvei oleh Reuters telah memperkirakan peningkatan 0,6 %.

Data pekan lalu menunjukkan bahwa harga konsumen Amerika Serikat naik kurang dari yang diharapkan pada bulan September, ditahan oleh kenaikan lebih lambat dalam biaya sewa dan penurunan harga energi, karena tekanan inflasi yang mendasari tampaknya menjadi dingin.

Hasil Treasury 10-tahun yang lebih tinggi, yang pada Selasa melesat menjadi 3,26 %, membantu meningkatkan dollar Amerika Serikat pekan lalu. Dengan imbal hasil sekarang telah turun ke 3,15 %, investor mencari dorongan segar untuk pembelian dollar.

Mata uang safe haven yen Jepang dan franc Swiss menguat pada hari Senin karena saham Eropa jatuh ke posisi terendah 22-bulan, dengan meningkatnya ketegangan antara kekuatan Barat dan Arab Saudi menambah kekhawatiran yang merosotnya saham global pekan lalu.

Arab Saudi telah berada di bawah tekanan sejak seorang wartawan terkemuka Arab Jamal Khashoggi, seorang kritikus Riyadh dan seorang warga Amerika Serikat, menghilang pada 2 Oktober setelah mengunjungi konsulat Saudi di Istanbul.
SOLID BERJANGKA

Sumber : Vibiznews

Diposkan pada NEWS

SOLID GOLD | Rupiah Melemah di Awal Pekan

SOLID GOLD – Rupiah Awal Pekan Melemah ke Rp 15.240/ US Dollar; Dollar Global Rebound

SOLID GOLD LAMPUNG – Dalam pergerakan pasar uang awal pekan Senin siang ini, nilai tukar rupiah terpantau kembali melemah, di atas level Rp15.200, sementara dollar Amerika Serikat terlihat menanjak di pasar Asia setelah menguat juga di sesi keuangan global sebelumnya. Rupiah terhadap dollar Amerika Serikat hari ini melemah ke level Rp 15.240 dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 15.200.

Analis melihat untuk hari ini perdagangan rupiah vs dollar dibuka stabil di Rp 15.205, kemudian sempat bergerak melemah sampai ke Rp 15.245, dan terakhir jelang siang ini WIB terlihat di posisi Rp 15.240. Melemahnya rupiah terjadi sejalan dengan dollar di pasar uang Asia yang melanjutkan kenaikan setelah menguat di pasar AS, terdongkrak loyonya pound sterling oleh isyu Brexit.

Indeks dollar, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya, menjelang tengah hari WIB ini menguat ke level 95,36 dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di 95,25.

Sementara itu, IHSG hari Senin ini, di sesi pertama, menguat 0,40 % atau 22,77 poin ke level 5.778,890, oleh dorongan bargain hunting, berlawanan arah kembali dengan bursa saham kawasan Asia yang berlanjut tergelincir dari sejak akhir minggu lalu.

Dollar Amerika Serikat terhadap rupiah siang ini terlihat menguat sesuai dengan dollar di pasar global yang sedang berupaya rebound, karena terpelesetnya mata uang sterling karena isyu Brexit menjelang event European Union summit. Kisaran rupiah minggu ini pada Rp 14880 – Rp 15300 terhadap dollar Amerika Serikat.
SOLID GOLD

Sumber : Vibiznews

Diposkan pada NEWS

SOLID GOLD BERJANGKA | Forex Minggu Ini

SOLID GOLD BERJANGKA – Outlook Penggerak Pasar Forex Minggu Ini

SOLID GOLD BERJANGKA LAMPUNG – Dolar Amerika Serikat memperoleh pijakan terhadap pasangan matauangnya pada minggu yang bergejolak.

Bagaimana selanjutnya? Inflasi Amerika Serikat menonjol pada minggu kedua bulan Oktober yang juga kelihatan ketegangan meningkat terhadap Brexit dan pemilihan pertengahan tahun.

Berikut ini adalah Outlook penggerak pasar Forex untuk minggu ini sebagaimana yang dikeluarkan oleh forexcrunch:

GDP Inggris: Rabu, 15:30. Ini adalah laporan bulanan GDP untuk bulan Agustus, yang memberikan lebih banyak pandangan kedalam kuartal ketiga. Ekonomi Inggris bertumbuh sebesar 0.3 % pada bulan Juli, bulan pertama dari kuartal ketiga dan pertumbuhan pada bulan Agustus diproyeksikan untuk melambat ke 0.1 %. Setiap perlambatan bisa dihubungkan karena kekuatiran mengenai Brexit. Inggris juga mempublikasikan Manufacturing Production dan Goods Trade Balance pada saat yang bersamaan.

PPI AS: Rabu, 19:30. Producer Price Index (PPI) mengecewakan pada bulan Agustus dengan penurunan sebesar 0.1 % secara umum dan 0.1 % juga pada PPI inti.Baik PPI inti maupun umum diperkirakan naik sebesar 0.2 % per bulan.

Risalah Pertemuan ECB: Kamis, 18:30. European Central Bank (ECB) mempublikasikan hasil konferensi internal dari pertemuan bulan September. Pada waktu itu, ECB tidak membuat perubahan dalam kebijakannya. Namun, Presiden ECB Mario Draghi mengejutkan dimana biasanya dia bersikap “dovish”. Komentar-komentar mengenai upah, inflasi dan kebijakan moneter yang akan datang akan diperhatikan dengan seksama.

Laporan inflasi Amerika Serikat : Kamis, 19:30. Mirip dengan PPI, Consumer Price Index (CPI) pada bulan Agustus juga kurang daripada yang diperkirakan dengan CPI inti turun menjadi 2.2 % setelah memuncak 2.4 % di bulan Juli. Pada bulan Agustus angka CPI umum naik 0.2 % sementara CPI inti bertambah hanya 0.1 %. Sekarang baik CPI inti dan CPI umum diprediksi bertambah 0.2 % per bulan.

Sentimen Konsumen Amerika Serikat : Jumat, 21:00. Sentimen Konsumen final untuk bulan September direvisi turun 100.1, tetapi ini masih merupakan kenaikan dari bulan Agustus. Keyakinan yang lebih tinggi berarti bertambahnya belanja oleh konsumen, tetapi tidak selalu begitu korelasinya. Angka pendahuluan bulan Oktober kemungkinan bagus di 100.9.
SOLID GOLD BERJANGKA

Sumber : Vibiznews

Diposkan pada NEWS

SOLID GOLD | Soft Commodities Di Akhir Minggu

SOLID GOLD – Harga Soft Commodities Di Akhir Minggu Semua Naik

SOLID GOLD LAMPUNG – Analisa tehnikal pada gula support pertama di $ 11.80 dan berikut ke $ 11.40 sedangkan resistant di $ 12.40 dan berikut ke $ 12.70.

Harga soft commodities di akhir minggu hampir semua naik, harga kopi meningkat karena di akhir minggu trader menutup posisi jual dan juga di Brazil penjualan ditutup karena Pemilu, Harga gula naik mengikuti kenaikan minyak mentah.

Harga kopi Desember naik $ 2 menjadi $108.95 per pound.

Pada hari minggu ada Pemilu di Brazil sehingga para petani menghentikan panen sampai selesainya pemilu. Dengan adanya pemilu terjadi penguatan mata uang Brazil Real terhadap dolar yang juga mempengaruhi harga kopi.

Tekanan penurunan harga terus terjadi di pasaran berjangka dengan perkiraan produksi yang meningkat baik di Brazil maupun Vietnam. Pada akhir minggu para trader cenderung melakukan penutupan posisi jual sehingga harga terlihat meningkat.

Panen berikut di Vietnam sudah hampir berlangsung lagi sehingga untuk mengosongkan gudang-gudang persediaan dari produk panen sebelumnya petani melakukan penjualan dengan lebih besar lagi. Persediaan akhir meningkat diperkirakan sekitar 2.402 juta kantong.

SOLID GOLD

Cuaca di Brazil masih kering sampai akan hujan pada hari Senin dan temperatur juga masih diatas normal. Columbia beberapa daerah hujan. Amerika Tengah dan Mexico Selatan hujan. Vietnam hujan.

Analisa tehnikal support pertama di $ 103 dan berikut ke $ 102, sedangkan resistant pertama di $ 110 dan berikut ke $ 111.

Harga kakao Desember meningkat $ 14 menjadi $ 2.024 per ton.

Di Afrika Barat panen baru dimulai dan produksi kakao dapat berkurang karena adanya jamur Black Pod akibat cuaca dengan kelembaban yang tinggi di daerah perkebunan Afrika Barat.

Hasil panen di Ivory Coast meningkat, demikian juga di Ghana dan Nigeria hasil panen terlihat meningkat. Afrika Timur dan Asia perkebunan kakao juga dalam keadaan baik. Cuaca di Indonesia dan Malaysia curah hujan cukup dan suhu normal.

Analisa tehnikal support pertama di $ 2.000 dan lanjut ke $ 1.980 sedangkan resistant berada di $ 2.100 dan berikut ke $ 2.140.

Harga gula Maret 2019 naik 30 sen menjadi $ 12.63 per pound.
Harga gula naik karena didukung oleh kenaikan harga minyak dimana tebu selain dibuat gula bisa menjadi etanol yang menjadi bahan bakar substitusi pengganti minyak mentah.

Produsen gula di Brazil tidak melakukan penjualan sampai pemilu Presiden selesai. Pemilu Presiden dilakukan pada hari Minggu.

Cuaca kering masih berlangsung di Brazil, Uni Eropa dan Rusia, kecuali di Ukraina cuaca baik. Hujan akan turun di Brazil pada akhir minggu dan suhu masih diatas normal. Cuaca yang kering di Uni Eropa, Rusia dan Laut Hitam membuat kerusakan di perkebunan beet, sehingga produksinya diperkirakan berkurang. Cuaca di daerah perkebunan tebu yang baik untuk tanaman tebu terjadi di Thailand dan India sehingga produksi gula besar.
SOLID GOLD

Sumber : Vibiznews

Diposkan pada NEWS, Uncategorized

SOLID GOLD | Forex Minggu Lalu Nih

SOLID GOLD – Ringkasan Penggerak Pasar Forex Minggu Lalu

SOLID GOLD LAMPUNG – Kita perlu melihat pada event-event utama yang menggerakkan pasar minggu yang lalu supaya bisa mengikuti perkembangan kenaikan atau penurunan yang terjadi dari indikator utama yang ada dalam kalender forex dan memiliki pandangan kedepan.

Berikut ini adalah ringkasan event-event utama yang menggerakkan pasar minggu yang lalu:

Presiden Trump merupakan pusat perhatian. Minggu lalu dimulai dengan Trump mengkritik the Fed sekali lagi karena menaikkan tingkat bunga. Dia kecewa karena Gubernur Fed Powell bukanlah orang yang murah memberikan hutang. Fokus kemudian pindah ke kesulitan legalitasnya Trump. Bekas pengacara pribadinya Trump memberikan kesaksian melawan Trump, dengan mengatakan bahwa Trump menginstruksikan pembayaran uang tutup mulut kepada orang yang bercinta dengan Trump agar supaya bisa berpengaruh terhadap kampanye. Kedua perkembangan ini membebani dollar Amerika Serikat. Namun, risalah pertemuan FOMC baik-baik dan memberikan signal akan kenaikan tingkat bunga. Namun, di dalam pidato pada hari Jumat di Jackson Hole, Gubernur Fed Powell mengatakan bahwa dia tidak melihat ekonomi Amerika Serikat memanas tidak juga inflasi meningkat. Sebagai tambahan, meskipun masih berlangsung pembicaraan, Amerika Serikat terus maju dengan mengenakan tarif yang direncanakan atas barang-barang Cina senilai $ 16 miliar dan Cina membalas dengan langkah-langkah yang sama. Kedua perkembangan ini menolong dollar Amerika Serikat pulih kembali. Pembicaraan mengenai Brexit sekarang akan berlangsung tidak berkeputusan, dan hal ini membantu menguatkan Poundsterling. Perdana Menteri Australia Turnbull sedang dalam masalah, dan ini mengirim dolar Australia turun. Dolar Kanada terus mengalami optimisme atas NAFTA yang membantunya mengatasi kelemahan dalam penjualan eceran.

Hal-hal yang positip yang terjadi pada minggu lalu:

1. Klaim pengangguran turun menjadi 210.000 per minggu, dari sebelumnya pada minggu lalu 212.000.
2. MBA home mortgage applications naik setelah disesuaikan secara musiman 3 % per minggu.
3. Order untuk “capital goods” inti naik 1.4 % per bulan, mengatasi perkiraan kenaikan sebesar 0.5 %.
4. Same store sales naik 4.7% per minggu, lebih tinggi daripada kenaikan sebelumnya sebesar 4.5 %.

Hal-hal yang negatip yang terjadi pada minggu yang lalu:

1. Existing home sales turun ke tingkat tahunan sebesar 5.340.00, meleset dari yang diperkirakan sebesar 5.420.000.
2. FHFA house price index menunjukkan kenaikan hanya sebesar 0.2 % untuk bulan Juni, meleset dari yang diperkirakan sebesar 0.4 %.
3. PMIU composite FLASH menunjukkan manufaktur berada pada 54.5 untuk bulan Agustus, turun dari angka bulan Juli 55.5.
4. Kansas City Fed manufacturing index muncul di 14 pada bulan Agustus, 9 poin dibawah dari apa yang diperkirakan.
SOLID GOLD

Sumber : Vibiznews

Diposkan pada NEWS

PT SOLID BERJANGKA |FOMC Terhadap Dollar

PT SOLID BERJANGKA – Preview: Pengaruh Risalah Pertemuan FOMC Terhadap Indeks Dolar AS

PT SOLID BERJANGKA LAMPUNG – Risalah pertemuan FOMC Federal Reserve pada tanggal 31 Juli/ 1 Agustus akan segera dirilis pada hari Kamis dinihari (01:00).

Pada pertemuannya yang terakhir, Federal Reserve memutuskan untuk tetap mempertahankan tingkat bunga tidak berubah di dalam pertemuan mereka terakhir tetapi tetap optimis mengenai ekonomi dan meninggalkan pintu terbuka lebar untuk kenaikan bunga pada bulan September. Tidak ada petunjuk mengenai perdagangan di dalam pernyataannya.

Di dalam risalah pertemuan yang terakhir, FOMC menyatakan keprihatinannya mengenai perdagangan internasional. Pasar akan berjaga-jaga untuk memperhatikan apakah ada yang bisa memperlambat the Fed. Selain itu, komentar-komentar mengenai inflasi dan angka pertumbuhan GDP yang kuat belakangan ini juga akan diperhatikan.

Analis Deutsche Bank menulis,”Risalah FOMC kemungkinan tidak memberikan banyak minat, walaupun para ekonom Amerika Serikat membuat catatan bahwa hal ini bisa memberikan kesempatan bagi the Fed untuk mendiskusikan isu-isu jangka panjang. “

Secara keseluruhan, kebanyakan analis tidak berharap banyak dari risalah pertemuan FOMC pada hari ini. Apabila sesuai dengan yang diperkirakan. Tanpa kejutan, mereka akan fokus kepada petunjuk-petunjuk dari arah kebijakan moneter jangka panjang, diperkirakan bahwa di dalam jangka pendek, kelihatannya tidak ada perubahan, paling tidak untuk beberapa bulan kedepan.

Pada hari ini indeks dollar Amerika Serikat jatuh untuk keenam kalinya berturut-turut. Penurunan terjadi pada hari yang sama dengan posisi puncak pada 97.00, level tertinggi sejak bulan Juni 2017. Sejak itu telah jatuh hampir 2 % membuat koreksi bahwa hal itu telah mulai kelihatan seperti pembalikan.

Diperlukan risalah yang betul-betul “hawkish” untuk mendorong dollar Amerika Serikat naik keatas lagi. Dalam skenario ini indeks dolar AS bisa naik kembali keatas 95.50 yang apabila berhasil ditembus maka akan naik ke 96.10 dan resistan terakhir di 96.40. Nada yang berhati-hati sekali dari the Fed bisa menambah bahan bakar terhadap penurunan “greenback”, dimana kunci “support” berada pada 94.60 yang apabila berhasil ditembus akan mengena ke 94.00 dan 93.30.
PT SOLID BERJNGKA

Sumber : Vibiznews