Diposkan pada NEWS

Harga Minyak Mentah | SOLID GOLD BERJANGKA

SOLID GOLD – Harga Minyak Mentah Akhir Pekan Merosot 2 %; Mingguan Anjlok 4 %

 

minyaaaak

SOLID GOLD LAMPUNG – Diperkirakan harga minyak mentah pada perdagangan selanjutnya bergerak lemah dengan pesimisme pemotongan produksi. Harga diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $ 48,20 -$ 47,70, sedangkan jika harga naik akan bergerak dalam kisaran Resistance $ 49,20-$ 49,70

Harga minyak mentah merosot pada akhir perdagangan akhir pekan Sabtu dinihari tadi terganjal keraguan pemotongan produksi yang direncanakan OPEC.

Harga minyak mentah berjangka Amerika Serikat West Texas Intermediate berakhir turun 91 sen, atau 2,05 %, pada $ 48,70 per barel. WTI telah jatuh 4,2 % pada pekan ini untuk kerugian mingguan terbesar sejak pertengahan September.

Sedangkan harga minyak mentah berjangka Brent turun 69 sen, atau 1,4 %, pada $ 49,78 per. Brent mengalami penurunan mingguan hampir 4 persen.

Para pakar Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan rekan-rekannya dari produsen non-anggota OPEC seperti Rusia mulai melakukan negosiasi dua hari pada Jumat dalam membatasi produksi untuk mengekang kekenyangan global yang telah membebani pasar selama dua tahun.

Sampai akhir Jumat di Wina, pejabat masih belum setuju rincian dari rencana untuk memangkas produksi minyak dan Iran menentang langkah tersebut, demikian sumber OPEC, Jumat.

Dow Jones melaporkan pertemuan teknis itu menemui jalan buntu karena Iran dan Irak membantah data, dengan Iran mengatakan OPEC meremehkan produksinya.

Awal pekan ini, Irak mengatakan ingin dibebaskan dari pengurangan produksi karena kebutuhan pendapatan minyak untuk melaksanakan kampanye militer terhadap militan Negara Islam. Baghdad juga telah menolak bagaimana OPEC menghitung produksi minyak mentahnya.

Rusia memperkirakan pemulihan cepat dalam produksi minyak serpih Amerika Serikat sehingga produksi pembekuan bisa berumur pendek, demikian kantor berita Interfax melaporkan, mengutip kementerian energi Rusia.

Rusia akan mengatur pertemuan produsen minyak dalam negeri seminggu sebelum pertemuan OPEC, kata sumber-sumber industri.

Sebuah sumber yang dekat dengan salah satu perusahaan mengatakan pertemuan itu telah ditunda dari 9 November setelah diskusi yang melibatkan Igor Sechin, yang mengepalai produser negara Rusia Rosneft dan dikenal karena sikap anti-OPEC nya.

Penutupan WTI di bawah $ 49 adalah sinyal bearish karena itu berarti kisaran $ 49 hingga $ 52 dipicu oleh pesimisme pembicaraan OPEC, demikian pendapat John Kilduff, mitra pendiri di Again Capital mengatakan kepada CNBC. Sekarang bisa jatuh ke tingkat dukungan dari $ 46,40, katanya.

Analis Commerzbank mengatakan keberhasilan kesepakatan pembekuan produksi akan tergantung pada apakah produsen negara teluk Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait dan Qatar bersedia untuk memotong sendiri jika tidak ada kesepakatan dapat dicapai dengan negara lain.

Jumlah kilang minyak yang beroperasi di ladang minyak Amerika Serikat turun untuk pertama kalinya sejak Juni, perusahaan jasa minyak Baker Hughes melaporkan Jumat. Jumlah kilang minyak turun 2-441. Baker Hughes telah melaporkan tingkat kilang stabil atau penambahan selama 17 minggu.

Harga naik sebanyak 13 % setelah 27 September, ketika OPEC mengumumkan penurunan produksi pertama kali yang direncanakan dalam delapan tahun. Kartel diharapkan dapat memenuhi pada 30 November untuk membicarakan berapa banyak setiap anggota individu harus memotong.

Perusahaan minyak Perancis Total SA mengatakan Jumat pihaknya perkirakan harga akan tetap stabil dan terus mengurangi biaya, sementara perusahaan Italia ENI SpA melaporkan kerugian kuartalan yang lebih besar dari perkiraan.

Namun, perusahaan Amerika Serikat Exxon Mobil Corp dan Chevron mampu mengalahkan ekspektasi karena pemotongan biaya.
SOLID GOLD BERJANGKA

Sumber : Vibiznews

Iklan
Diposkan pada NEWS

Harga Minyak Mentah Naik

PTSOLIDGOLDBERJANGKA – Harga Minyak Mentah Naik 1 % Terdukung Penurunan Produksi dan Optimisme Pemotongan Produksi

oil-solid-gold-berjangka

PTSOLIDGOLDBERJANGKA LAMPUNG – Harga minyak mentah berakhir lebih tinggi pada akhir perdagangan Jumat dinihari (28/10), terangkat oleh laporan penurunan persediaan minyak mentah Amerika Serikat yang disimpan di pusat pengiriman Cushing, Oklahoma dan komitmen dari negara Teluk anggota OPEC yang meredakan keraguan di pasar tentang kerjasama pemotongan produksi minyak mentah.

Harga minyak mentah berjangka Amerika Serikat naik 54 sen, 1,1 persen, ke $ 49,72.

Harga minyak mentah berjangka Brent naik 47 sen, atau 0,9 %, pada $ 50,45 per barel.

Persediaan minyak mentah Amerika Serikat di pusat pengiriman Cushing, Oklahoma, menunjukkan penurunan mingguan 650.000 barel, kata para pedagang, mengutip data dari layanan monitoring energi Genscape.

Minyak juga mendapat dukungan dari penurunan tak terduga dalam persediaan minyak mentah Amerika Serikat, dan penurunan lebih besar daripada yang diperkirakan dalam persediaan bensin dan sulingan, dilaporkan pekan ini, yang menimbulkan harapan bahwa keseimbangan pasar yang lama ditunggu-tunggu akhirnya berlangsung.

Menteri energi dari Arab Saudi dan sekutu negara Teluk mengatakan rekan Rusia mereka minggu ini bersedia untuk mengurangi produksi puncak minyak mereka hingga 4 %, demikian sumber-sumber yang akrab dengan masalah tersebut, seperti yang dilansir CNBC.

Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) sepakat bulan lalu untuk membatasi hasil produksi untuk meningkatkan harga, yang telah merosot di kurang dari setengah tingkat pertengahan 2014 mereka karena kekenyangan pasokan terus-menerus.

Irak pada hari Minggu menyerukan pembebasan, menambah daftar anggota mencari perlakuan khusus. Harapannya adalah bahwa Libya, Nigeria dan Iran dibebaskan sebagai produksi mereka telah terkena perang dan sanksi, kata sumber-sumber OPEC.

OPEC telah mencari kerjasama dari produsen eksternal, meskipun non-anggota OPEC Rusia mengatakan tidak akan memotong produksi, melainkan membekukan produksi, kata sumber tersebut.

Anggota OPEC diperkirakan mengadakan pertemuan teknis pada hari Jumat dan dengan pejabat dari negara-negara non-anggota pada hari Sabtu.

Menteri minyak negara OPEC akan bertemu pada 30 November, dan diharapkan untuk menyepakati bagaimana masing-masing negara memotong produksi.

Pasar juga mengawasi aksi-aksi protes di Venezuela terhadap pemerintahan Presiden Nicolas Maduro, meskipun tidak ada tanda-tanda dampak pada produksi minyak anggota OPEC. Produksi Venezuela telah jatuh tahun ini karena harga rendah terkena investasi.

Diperkirakan harga minyak mentah pada perdagangan selanjutnya berpotensi lemah tertekan penguatan dollar Amerika Serikat. Harga diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $ 49,20 -$ 48,70, sedangkan jika harga naik akan bergerak dalam kisaran Resistance $ 50,20-$ 50,70
PTSOLIDGOLDBERJANGKA

Sumber : Vibiznews

Diposkan pada NEWS

Hang Seng Hari Ini Dibuka Lemah

SOLIDGOLD – Indeks Hang Seng 27 Oktober Dibuka Lemah Tergerus Kemerosotan Saham Energi

hangseng

SOLIDGOLD LAMPUNG – Pada sesi Asia pagi ini, terpantau harga minyak mentah juga terus melemah.

Pada perdagangan pagi ini, saham-saham energi melemah. Saham CNOOC Ltd turun -2,67 %, saham Kunlun Energy turun -1,01 %, saham PetroChina Co Ltd turun -0,72 %.

Pada awal perdagangan bursa Hong Kong Kamis (27/10), indeks Hang Seng dibuka lemah, saat ini terpantau turun -116,61 poin atau -0,50 % pada 23208.82. Pelemahan indeks Hang Seng terganjal merosotnya saham-saham energi tertekan pelemahan minyak mentah.

Harga minyak mentah turun hampir 2 % pada akhir perdagangan Kamis dinihari (27/10) setelah meningkatnya keraguan OPEC akan memangkas produksi, mengalahkan sentimen positif penurunan persediaan mingguan minyak mentah AS yang dilaporkan pemerintah Amerika Serikat.

Harga minyak mentah berjangka Amerika Serikat berakhir tueun 78 sen, atau 1,6 %, ke $ 49,18 per barel, setelah jatuh ke $ 48,87, level terendah sejak 4 Oktober.

Harga minyak mentah berjangka Brent turun 91 sen, atau 1,8 %, pada $ 49,88 per barel pada, dekat sesi rendah $ 49,65, harga terendah sejak 30 September

Sementara itu pergerakan indeks berjangka Hang Seng pagi ini terpantau turun -110,00 poin atau -0,47 % pada 23,204.00, turun dari penutupan perdagangan sebelumnya pada 23,314.00.

Diperkirakan bahwa pergerakan indeks Hang Seng selanjutnya berpotensi lemah jika harga minyak terus melemah. Secara teknikal Indeks Nikkei akan bergerak dalam kisaran Support 22,945-22,664, dan kisaran Resistance 23,523-23,882.
SOLIDGOLD

Sumber : Vibiznews

Diposkan pada NEWS

Harga Emas Akan Naik Tinggi

SOLIDGOLD – Harga Emas Akan Naik Tinggi Lagi Karena Kenaikan Harga Minyak?

 

goldflickr-solidgold

 

SOLIDGOLD LAMPUNG – Adakah minyak mentah akan bisa menjadi katalisator bagi kenaikan harga emas selanjutnya? Berikut ini adalah analisa dari Kira Brecht, analis pasar dari Kitco. Baru-baru ini harga minyak mentah mengalami lompatan menjadi $52 per barel. Sebagian analis minyak menganggap ini baru permulaan dari kenaikan harga minyak yang akan naik lebih tinggi lagi. Ada beberapa faktor yang menjadi latar belakang yang bisa mendukung rally yang kuat dari minyak mentah.

Apa pengaruh rally harga minyak mentah terhadap harga emas? Rally harga minyak mentah bisa menjadi katalisator untuk bullish emas berikutnya. Harga minyak mentah yang naik dapat menyebabkan inflasi dan emas bisa mendapatkan keuntungan yang kuat dalam suatu lingkungan yang penuh inflasi.

Mengapa?

Karena jika harga minyak naik lebih tinggi – hal ini pada hakekatnya mempengaruhi setiap barang dan jasa yang diperdagangkan di dalam perekonomian. Biaya transportasi bergerak di dalam perekonomian dengan pengaruh inflasi yang nyata. Kenaikan harga minyak bukan saja menaikkan harga gas untuk konsumen, tetapi juga mempengaruhi segala sesuatu yang dibeli.

Jika kita membeli sesuatu barang di supermarket, semua barang tersebut tiba disana dengan mobil atau truk. Kenaikan harga minyak akan turun pada akhirnya kepada konsumen dengan harga barang yang lebih mahal. Ini semua berarti inflasi. Ini adalah dorongan “bullish” buat emas.

Ada 3 faktor yang bisa mendukung kenaikan harga minyak mentah sekarang ini:

1. Gambaran fundamental “supply/demand” berada pada ujung keseimbangan

Analis Barclays di dalam catatan risetnya pada tanggal 23 Oktober mengatakan,”Sementara kebanyakan pasar minyak memberikan gambaran komoditi minyak sedang berjuang mengatasi beban surplus persediaan yang besar, neraca statistic menunjukkan bahwa kondisi telah membaik secara signifikan. Kami memperhatikan bahwa pasar sedang bergerak lebih cepat ke keseimbangan daripada yang umumnya diketahui, dan tren belakangan ini di dalam tingkat persediaan mendukung pandangan ini.”

2. Gambaran tehnikal menunjukkan minyak mentah sudah matang untuk terjadi rally.

Louise Yamada seorang ahli tehnikal yang terkenal mengatakan kepada CNBC minggu ini sebagaimana yang dilansir oleh Kitco News, bahwa pola grafik minyak mentah sekarang memiliki target harga minyak sampai ke $70 per barrel.

3. Minyak mentah berjangka memiliki posisi jual di ketinggian selama 9 tahun.

Minyak mentah berjangka siap untuk terjadinya “short-covering squeeze” dalam jumlah yang besar yang bisa memberikan bahan bakar untuk terjadinya rally dalam harga minyak yang bisa membawa harga minyak naik terus sampai ke level $70.

Para trader yang mengelola emas sedang mencari katalisator berikutnya untuk menggerakkan pasar emas dan minyak mentah bisa menjadi katalisator yang sedang dicari. Bersiap untuk rally harga emas berikutnya.

SOLIDGOLD

Sumber : Vibiznews

Diposkan pada NEWS

Indeks Hang Seng 25 Oktober

SOLIDGOLD – Indeks Hang Seng 25 Oktober Dibuka Lemah Tertekan Kekuatiran Pelemahan Yuan dan Penurunan Arus Dana

hangseng

SOLIDGOLD LAMPUNG – Pada awal perdagangan bursa Hong Kong hari ini, indeks Hang Seng dibuka lemah, saat ini terpantau turun -23,64 poin atau -0,10 % pada 23580.44. Pelemahan indeks Hang Seng terpicu kekuatiran pelemahan Yuan dan menurunnya arus dana yang masuk ke bursa Hong Kong dari daratan Tiongkok.

Saham-saham Tiongkok bereaksi terhadap depresiasi lanjutan yuan, ke level terendah sejak 2010. Kelemahan Yuan terus menjadi masalah besar dengan banyak memperkirakan Bank Sentral Tiongkok untuk terus melemahkan.

Investor Hong Kong juga akan mengamati apakah arus dana menuju selatan mengalir melalui Bursa Connect Shanghai-Hong Kong selama hari ini, yang saat ini tetap sedikit dibandingkan dengan tingkat September, menurut catatan oleh Andrew Sullivan, direktur perdagangan penjualan di Haitong Securities Internasional seperti yang disampaikan South China Morning Post.

Pada perdagangan pagi ini, saham-saham yang melemah adalah saham Belle International Holdings Ltd yang merosot -5,20 %, saham AAC Technologies Holdings Inc yang turun -2,65 %, saham China Unicom Hong Kong Ltd yang turun -1,49 %, saham China Mengniu Dairy Co Ltd yang turun -1,44 %, saham Want Want China Holdings Ltd yang turun -1,24 %.

Sementara itu pergerakan indeks berjangka Hang Seng pagi ini terpantau turun -44,00 poin atau -0,19 % pada 23,569.00, turun dari penutupan perdagangan sebelumnya pada 23,613.00.

Diperkirakan bahwa pergerakan indeks Hang Seng selanjutnya berpotensi lemah dengan kekuatiran pelemahan Yuan dan menurunnya arus masuk ke bursa saham Hong Kong. Secara teknikal Indeks Nikkei akan bergerak dalam kisaran Support 23,211-22,914, dan kisaran Resistance 23,882-24,164.
SOLIDGOLD

Sumber : Vibiznews

Diposkan pada NEWS

Bursa Asia Pasifik | SOLIDGOLD

SOLIDGOLD – Bursa Asia Tunggu Kinerja Emiten Utama Pada Minggu Ini

pasar-asia

SOLIDGOLD LAMPUNG – Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,1 % menjadi 139,56 pada 09:07 di Tokyo. Indeks tersebut naik 1,1 % pekan lalu karena data yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang stabil sementara investor menimbang prospek suku bunga Federal Reserve yang meningkat.

Lebih dari 350 perusahaan pada indeks Topix Jepang dijadwalkan untuk memberikan laporan kinerja keuangan kuartalan pada minggu ini dimana para analis memproyeksikan kinerja laba tumbuh. Di Hong Kong, laporan pendapatan yang ditunggu akhir pekan ini adalah termasuk laporan keuangan Industrial & Commercial Bank of China Ltd, pemberi pinjaman terbesar di dunia dilihat dari besarnya asset.

Indeks Topix turun 0,1 %. Data ekspor Jepang turun 12 bulan berturut-turut sampai bulan September ini, menunjukkan kinerja yang buruk bagi perekonomian yang sedang berjuang untuk membangkitkan kembali mata uang yen ditengah permintaan global yang melemah.

Indeks Kospi Korea Selatan naik 0,4 persen. S & P / ASX 200 Index Australia naik 0,9 %. Pasar di Selandia Baru dan Thailand ditutup untuk liburan, sementara bursa Hong Kong akan dibuka setelah ditutup karena topan Haima yang menyerang kepulauan Hongkong hari Jumat lalu.

Kontrak pada FTSE China A50 Indeks naik 0,2 % di sebagian besar perdagangan terakhir, sedangkan indeks Hang Seng tergelincir 0,2 persen. Shanghai Composite Index naik 0,2 % pada hari Jumat, yang menambahkan pada kenaikan satu pekan menjadi 0,9 %, sebagai tanda-tanda perbaikan ekonomi ditengah kekhawatiran akan melemahnya mata uang.

Data yang dirilis akhir pekan lalu menggambarkan harapan yang lebih cerah, dengan pertumbuhan kredit yang lebih cepat dari bulan lalu, sedangkan data pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga dan penjualan ritel September, cocok dengan harapan.

Para pemimpin China berkumpul untuk sidang pleno tahunan mereka di Beijing pekan ini, dalam upaya Presiden Xi Jinping untuk mengkonsolidasikan kekuasaan. Agenda utama adalah melembagakan kampanye anti-korupsi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Selain laporan kinerja keuangan para emiten, peristiwa makro penting yang berkaitan dengan ekonomi politik yang akan sangat mempengaruhi pergerakan pasar global adalah pemilihan presiden di awal bulan November nanti, keputusan Fed dan hasil pertemuan ECB pada bulan Desember mendatang.

SOLIDGOLD

Sumber : Vibiznews

Diposkan pada NEWS, Uncategorized

Bursa Wall Street Melemah | SOLIDGOLD

SOLIDGOLD – Bursa Wall Street Melemah Setelah Harga Minyak Merosot

wallstrtet

SOLIDGOLD LAMPUNG – Bursa Saham Ameika Serikat ditutup melemah pada akhir perdagangan Jumat dinihari, setelah penurunan tajam harga minyak, sementara investor juga mencerna keputusan Bank Sentral Eropa yang mempertahankan tingkat suku bunga tidak berubah.

Indeks S & P 500 yang diselenggarakan 0,14 % lebih rendah dengan sektor telekomunikasi turun sekitar 2 %.

Indeks komposit Nasdaq tergelincir 0,1 %.

Tiga indeks utama berganti-ganti antara keuntungan dan kerugian sepanjang sesi.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup sekitar 40 poin lebih rendah, dengan saham Traveller memberikan kontribusi paling besar dalam kerugian.

Minyak mentah berjangka Ameika Serikat untuk pengiriman November turun 2,27 % menjadi berakhir di $ 50,43 per barel, sehari setelah mencapai tertinggi 15-bulan, karena para pedagang mengambil keuntungan menyusul rally hari sebelumnya karena penurunan persediaan minyak mentah Ameika Serikat.

Dalam berita ekonomi Ameika Serikat, penjualan rumah yang ada naik 3,2 % bulan lalu untuk tingkat disesuaikan musimnya dari 5,47 juta, tertinggi sejak Juni. Leading Indicator untuk September, sementara naik 0,2 %.

Sementara itu, klaim pengangguran mingguan naik 13.000 menjadi 260.000, tetapi 85 minggu berturut-mereka datang di bawah 300.000, periode terpanjang sejak 1970. Sementara itu, Indeks Bisnis Philadelphia Federal Reserve untuk Oktober datang di 9,7, di bawah bulan September 12,8.

Investor juga mencermati perkembangan Eropa, setelah ECB mempertahankan suku bunga tidak berubah, seperti yang telah diperkirakan sebelumnya. Menghadapi pengangguran yang tinggi, pertumbuhan yang lemah dan ultra inflasi yang rendah, ECB telah memberikan stimulus yang luar biasa dalam beberapa tahun terakhir, memangkas suku bunga jauh ke dalam wilayah negatif dan mendorong biaya kredit ke posisi terendah sepanjang masa, berharap untuk meningkatkan pertumbuhan.

Presiden ECB Mario Draghi mengatakan bahwa, sementara perluasan Program QE bank sentral saat ini yang melampaui batas waktu Maret 2017 tidak dibahas pada pertemuan ini, ia mengatakan bank sentral akan mempertahankan jumlah yang sangat besar dukungan kebijakan moneter.

Dolar naik terhadap sekeranjang mata uang, perdagangan terakhir 0,37 % lebih tinggi. Euro jatuh 0,42 % menjadi $ 1,091 sementara yen turun 0,55 % menjadi 103,95.

Treasury Ameika Serikat juga bergerak dalam range, dengan yield 10-tahun naik di atas 1,76 % dan kemudian jatuh menjadi sekitar 1,72 %, sebelum memegang sekitar 1,75 %. Dua tahun yield catatan diadakan lebih tinggi pada 0,82 %.

Dalam berita perusahaan, emiten Dow Travellers dan Verizon keduanya membukukan hasil kuartalan. Travellers mengalahkan perkiraan pada kedua laba dan pendapatan, sementara Verizon sesuai pada pendapatan dan mengalahkan pada keuntungan.

American Express melaporkan hasil yang lebih baik dari perkiraan, mengirim sahamnya lebih dari 10 persen lebih tinggi, sebelum ditutup naik 9,03 %. Saham eBay turun 10,76 %, yang mengalahkan perkiraan Street, setelah menurunkan proyeksi pendapatan untuk kuartal keempat.

Pada hari Kamis, 79 % dari 99 emiten S & P 500 yang telah dilaporkan mengalahkan perkiraan konsensus Wall Street pada pendapatan, sementara 63 % melebihi harapan pada laba, menurut data dari The Earning Scout.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 40,27 poin, atau 0,22 %, menjadi ditutup pada 18,162.35, dengan penurunan tertinggi saham Travellers dan saham American Express yang naik tertinggi.

Indeks S & P 500 turun 2,95 poin, atau 0,14 %, menjadi berakhir pada 2,141.34, dengan sektor telekomunikasi memimpin 10 sektor yang lebih rendah dan sektor perawatan kesehatan sebagai satu-satunya yang naik.

Indeks Nasdaq tergelincir 4,58 poin, atau 0,09 %, menjadi ditutup pada 5,241.83.

Diperkirakan bursa Wall Street akan mencermati pergerakan harga minyak mentah dan pernyataan pejabat Fed malam nanti.
SOLIDGOLD

Sumber : Vibiznews